Berkat Hijab Syar’i Model Asal Garut Reista Putri Mendulang Rezeki

Berkat hijab syar'i model asal Garut Reista Putri mendulang rezeki
Berkat hijab syar’i model asal Garut Reista Putri mendulang rezeki

Saat ini muslimah kian menyadari bagaimana cara menutup aurat yang benar dan sesuai syariat Islam atau lebih dikenal dengan berbusana syar’i. Beberapa dari mereka bahkan telah populer di Instagram dengan gaya busana syar’inya. Salah satunya adalah model cantik Reista Putri. Reista, sapaan akrab model muslimah asal Garut ini juga dikenal sebagai selebriti Instagram (selebgram) dengan jumlah pengikut lebih dari 25 ribu.

Dengan memakai busana syar’i membuat aura kecantikannya semakin terpancar. Gaya berbusana yang longgar dan sering mengenakan khimar menutup dada membuat penampilannya terlihat berbeda dari hijabers muda pada umumnya.

Reista bercerita bahwa gaya berpakaiannya yang longgar dan menutup dada mampu memberikan rezeki yang lebih banyak.  Ia dipercaya oleh brand-brand muslimah untuk menjadi model mereka khususnya brand yang menjual gamis syar’i. Tak hanya itu, wanita yang mendedikasikan dirinya sebagai ibu rumah tangga ini sering mendapatkan endorse dari banyak label busana muslim.

” Alhamdulillah saya masih dipercaya menjadi model beberapa brand, biasanya saya foto untuk produk-produk baju muslimah khususnya syar’i,” tutur wanita yang hoby berfoto itu.

Reista kerap mengunggah foto mengenakan busana syar’i dari brand lokat yang bekerjasama dengannya lewat akaun Instagramnya @reistaputrii. Dalam tampilan syar’inya Reista tidak selalu menggunakan khimar terkadang ia memanfaatkan pashmina panjang. Selain itu ia juga berusaha menekankan bahwa bergaya syar’i juga bisa terlihat modern dengan kreasi pashmina menutup dada.

Memang saat ini Reista menuai banyak rezeki setelah berpenampilan lebih tertutup dan sopan, namun ia mengaku bahwa tak mudah untuk bergaya syar’i di usianya saat ini. Ia mengaku beberapakali mendapatkan cemooh dari orang lain hanya karena gaya berbusananya.

“Tidak mudah memakai syar’i seperti ini terkadang sebagian orang memandang syar’i itu pakaian ibu-ibu dan kuno. Lalu banyak juga pandangan negatif lainnya,” ungkap Reista.

Hal tersebut tentu membuat Reista merasa kecewa. Namun ia memilih tidak bersikap negatif dengan orang-orang yang memandangnya remeh. Ia lebih memilh diam daripada mengubris mereka yang mencemoohnya.

Reista telah memakai jilbab sejak SMP namun kala itu masih buka tutup. Wanita 23 tahun ini mulai konsisten mengenakan jilbab pada tahun 2010 silam setelah menikah. Ia memutuskan berjilbab penuh karena sudah memiliki suami.

Keputusannya tersebut juga didukung oleh keluarga dan teman-teman. Saat memilih untuk belajar tampil lebih syar;i pun, keluarga semkin senang melihat penampilannya. Hal itulah yang menjadikan ia bisa tetap tegar saat beberapa orang memberikan komentar negatif kepadanya. Reista berharap gaya berbusananya bisa menginspirasi muslimah muda lainnya.

“Semoga saya bisa memotivasi orang lain untuk ikut berhijab tentunya mengajak agar lebih baik. Saya sadar saya belum baik maka dari itu saya ingin sama-sama mengajak semua saudara saya sebagai sesama muslim untuk berhijrah ke arah yang lebih baik,” tutup Reista.