Ibtihaj Muhammad, Atlet Pertama Yang Berhijab Mewakili AS di Olimpiade 2016

Ibtihaj Muhammad, Atlet Pertama Yang Berhijab Mewakili AS di Olimpiade 2016
Ibtihaj Muhammad, Atlet Pertama Yang Berhijab Mewakili AS di Olimpiade 2016

Wanita berhijab kini semkain diberikan kesempatan untuk unjuk diri. Tak heran bila banyak hijabers yang bisa membanggakan ketika tampil di kompetisi atau ajang-ajang kejuaraan dunia. Salah satunya Ibtihaj Muhammad, hijabers yang terpilih untuk mewakili Amerika di Olimpiade 2016.

Ibtihaj Muhammad terpilih menjadi atlet di Olimpiade, hal itu membuat ia wanita berhijab pertama yang mewakili Amerika dalam ajang kejuaraan tersebut. Wanita 30 tahun itu akan mewakili Amerika di cabang olahraga anggar dalam Olimpiade 2016 pada Agustus mendatang.

Sebagai seorang yang menggeluti olahraga sejak kecil, Ibtihaj akhirnya menemukan titik temu antara olahraga yang ia cintai dan kepercayaan yang ia anut. Hal tersebut berawal dari keinginan orangtuanya untuk mencarikan kegiatan olahraga yang pakaiannya cocok dengan hijab.

“Hal yang membuat aku bertahan hingga saat ini adalah keinginan untuk menjadi berbeda dan mengubah anggapan masyarakat terhadap Muslim.” kata wanita 30 tahun terserbut.

Wanita berdarah Afrika itu berhasil menjadi salah satu atlet yang terjun ke Olimpade setalah memenangkan perunggu di Women’s Sabre World Cup yang berlangsung di Athens, Yunani, pada awal 2016 lalu.

Sebelumnya, pada 2010 ia berhasil masuk ke tim nasional Amerika. Beberapa waktu setelah itu, Ibtihaj pun mnedapatkan kejutan. Bahwa dia akan dikirim sebagai wakil Amerika dalam Olimpiade tersebut. Ibtihaj, merasa bangga dan sanagat bersemangat untuk menjadi atlet terbaik di Olimpiade 2016.

“Aku akan berada di Olimpiade untuk Amerika Serikat. Ras, agama, dan jenis kelamin tidak akan menghalangi kita untuk meraih mimpi,” urainya seperti dikutip dari News Week.

Wanita asal New Jersey ini akan bertanding secara individu di Olimpiae. Ia ditemani oleh rekan atlet wanita lainnya Mariel Zaginus. Ini akan menjadi Olimpiade pertama bagiya karena sebelumnya ia gagal lolos untuk mengikuti Olimpade di London, Inggris, pada 2012 lalu. Kala itu, ia sedang cedera lengan sehingga tidak bisa bertanding.

Ibtihaj berharap keikutsertaannya tersebut bisa mnecetak sejarah dunia sebagai atlet Amerika Serikat pertama yang mengenakan jilbab saat tanding di Olimpiade. Wanita lulusan Duke University itu juga telah melakukan persiapan yang maksimal untuk menghadapi Olimpiade.

“Aku suka kenyataan bahwa aku berbeda dari lainnya. Tapi itu tidak akan menghalangi jalanku, aku selalu percaya kalau kerja keras, ketekunan akan membuahkan hasil yang baik,” urainya.

Dia juga pernah meraih medali emas di World Fencing Championships, Kanza, Russia, pada 2014 lalu.Ibtihaj bersama tim anggar kategori saber AS menoreh prestasi dan meraih medali emas dalam kejuaraan Pan Amerika di Cile. Ibtihaj sendiri kini berada di peringkat 11 dunia.

Olimpiade 2106 ini akan diselenggarakan di Rio De Janeiro, Brazil berlangsung mulai 5 Agustus hingga 21 Agustus 2016. Sebanyakkurang lebih 12.500 atlet akan bertanding di ajang kejuaraan dunia tersebut. Para atlet berasal dari 206 negara.