Hijabers Cantik Yang Menjadi Wasit Wanita Berhijab Pertama di Indonesia

Hijabers Cantik Yang Menjadi Wasit Wanita Berhijab Pertama di Indonesia
Hijabers Cantik Yang Menjadi Wasit Wanita Berhijab Pertama di Indonesia

Nur Holisah, dara manis yang kini masih menjadi salah satu mahasiswi Universitas Negeri Jakarta ( UNJ ), memutuskan menjadi wasit wanita sepakbola yang dimiliki PSSI. Tak ada yang mengira jika ternyata wanita cantik ini memilih profesi itu, bahkan kini ia menjadi satu – satunya wasit berhijab dan pertama di Indonesia.

Meski dunia sepak bola Indonesia bisa dibilang sedang mengalami pembekuan, namun talenta baru di seputar olahraga yang digandrungi di Indonesia justru tumbuh semakin bersemi.

Sebelumnya wanita yang akrab di panggil dengan Lisa ini adalah atlet atletik di Bekasi. Dan mulai menekuini dunia perwasitan pada 2013 tahun lalu, bahkan kini ia sudah memiliki lisensi C2 (tingkat Propinsi).

“Saya sebenarnya ingin mencari pengalamn baru, memilih karier atau pekerjaan yang memang masih jarang dilakukan wanita pada umumnya,” ujar Nur Holisah seperti yang dilansir Liputan 6 (12/11/2015).

Gadis kelahiran Bekasi, 20 Juli 1997 mangatakan, tidak main – main dengang pilihannya ini. Sebab, dia merasa banyak penalaman yang bisa didapat ketika menjdai pengadil.

Hijabers bertubuh mungil ini kini telah menyandang predikat sebagai wasit di Tanah Air. Namun sayang nya, cita – cita Lisa harus macet. Akibat konflik sepakbola yang berujung pada pembekuan PSSI oleh Kemenpora dan terus mengalami regenerasi. Karena itu ia harus menunda impianya untuk mendapatkan lesensi C1.

“Sebelum PSSI dibekukan, total cuma 11 wasit wanita di Indonesia, tapi itu sebagian besar C2, belum C1”, ungkap Lisa.

Bisa dibayangkan, berapa banyak lagi korban yang harus rela menunda dan mengubur impiannya pada sepakbola Indonesia, jika konflik ini terus berlanjut dan berlarut – larut.

Lisa mengaku, rela merogoh koceknya dan mengeluarkan uang pribadinya hingga 2 juta rupiah untuk mengikuti kursus lisensi C3 demi mengejar cita – citanya menjadi wasit.

Keputusan nya untuk hijrah dari atlet menjadi wasit sempat mendapat pertanyaan dari keluarganya, “Saya tetapberharap sih untuk memiliki lisensi C1 agar bisa memimpin laga ISL. Kalau bisa ya akan saya teruskan ambil lisensi FIFA nanti. Keluarga bertanya – tanya, kenapa malah menjaadi wasit? Tapi saya tetap teguh pada pendirian dan mengambil pendidikan wasit. Akhirnya keluarga pun merestui,” beber Lisa.

Mahasiswi Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam (FMIPA) UNJ ini juga mengaku, rela merogoh koceknya dan mengeluarkan uang pribadinya hingga 2 juta rupiah untuk mengikuti kursus lisensi C3 demi mengejar cita – citanya menjadi wasit wanita berhijab pertama di Indonesia.

One thought on “Hijabers Cantik Yang Menjadi Wasit Wanita Berhijab Pertama di Indonesia

  1. Pingback: Seorang Hijabers Yang Menjadi Atlet Pemain Sepak Bola | Hijabina: Toko Jilbab Online Indonesia

Comments are closed.